OS – The Real-time Operating System Nucleus


nucleus
Reporter : Titis Widyatmoko

Jika bersedia, dia bisa mendapatkan uang miliaran untuk menyamai kekayaan Bill Gates. Namun, kesempatan untuk kaya ini ditolak oleh Ken Sakamura, pencipta sistem operasi TRON.

Ken Sakamura adalah pencipta sistem operasi yang paling banyak digunakan di dunia, bahkan melebihi Windows-nya Microsoft. Sistem Operasi TRON digunakan untuk menjalankan berbagai macam alat mulai dari kamera digital sampai mesin mobil. TRON bagi berbagai alat elektronik seperti Windows yang menguasai personal computer di seluruh dunia.

Yang membedakan TRON dengan Windows, jika Windows mengharuskan pemakainya membayar lisensi, TRON mendistribusikannya gratis. Andaikata Nakamura mengharuskan pemakai TRON membayar hanya satu sen saja dia dengan gampang bisa menjadi miliuner. Bahkan dengan kekayaan menyamai Bill Gates, orang paling tajir di kolong jagad saat ini dengan kekayaan sekitar US$ 43 miliar versi majalah Forbes. Luar biasanya, kesempatan ini tidak dimanfaatkan Sakamura.

“Aku adalah tipikal seorang ahli teknik, bukan seorang bisnismen,” kata Sakamura, 51 tahun. Dia kini menjadi profesor di University of Tokyo, kampus yang sudah mengembangkan software sekitar lebih dari 20 tahun lalu.

“Aku pikir, Mr Gates lebih pada seorang bisnisman,” ujar Sakamura sambil tertawa. Dia mengaku sudah bahagia dengan gaji yang didapat dari universitas tempatnya bekerja.

“Sejauh kebutuhan hidupku terpenuhi, aku sudah cukup bahagia,” tandas Sakamura dikutip Reuters. Dari University of Tokyo, dia mendapat gaji plus bonus sekitar tujuh sampai 10 juta yen.

TRON adalah sistem operasi “embedded” yang berjalan di dalam mikroprosesor, untuk mengontrol berbagai alat dari ponsel, mesin faks sampai peralatan rumah tangga. Sakamura memperkirakan TRON digunakan oleh tiga sampai empat miliar peralatan, jauh melampaui Windows yang berjalan di sekitar 150 juta komputer.

Ketika pertamakali diperkenalkan tahun 1984, TRON yang bisa dimodifikasi untuk PC, diramal sebagai software yang bakal mendobrak dominasi Microsoft. Pemerintah Jepang berencana menggunakan TRON di komputer-komputer sekolah. Namun, impian itu harus kandas tahun 1989 ketika AS memprotes Jepang telah melakukan perdagangan yang tidak fair soal TRON. AS menuduh Jepang telah melanggar undang-undang perdagangan. Pemerintah Jepang membatalkan rencana mereka dan banyak perusahaan komputer memutus hubungan dengan TRON karena ancaman AS, pasar terbesar produk mereka.

Sakamura tidak marah dan kecewa. Dia memilih berkonsentrasi menggunakan TRON untuk alat selain PC.

“Alasan bahwa TRON tidak digunakan untuk PC bukan soal teknis tapi lebih pada alasan politis,” tandas Sakamura.

Dalam 10 tahun ke depan, pasar yang menggunakan TRON dalam estimasi Sakamura akan tumbuh dengan nilai sebesar 80 triliun yen. Sakamura sama sekali tidak menyesal karena tidak mendapat uang dari temuannya. Dia juga tak terlalu memikirkan kekayaan Gates.

“Mr Gates bebas melakukan apapun yang dia inginkan, karena kita tinggal di dunia kapitalisme,” tandas Sakamura. Ditanya soal sistem operasi apa yang digunakan di komputernya, Sakamura menjawab sambil tersenyum. “Tentu TRON, aku tidak menggunakan Windows.”

Author: Senja Ini

Indonesian Cyber Center

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s