Mempercepat kinerja Linux



kali ini ane mau bikin iseng2 tutorial tips dan trik mebuat linux lebih cepat kerja nye, hehehhe.. ya ini ibarat nye di tweaka gitu, klo di windows mungkin ente udah banyak yang tau kali ya.. tulisan ini ane buat hanya sekedar nya jadi mohon maaf klo ade salah2 kata atau yang kaga berkenan ya… maklum bukan lulusan perguruan tinggi jadi nulis asal aje.. di tulisan tutorial ini ane menggunakan linux fedora 17 dengan spek komputer HDD 20gb RAm 1Gb prosesor intel pentium 4-2,40Ghz.



asumsi ane dimari ente2 yang minimal kenal ame linux apapun ntu distro nye dan udah familiar dengan CLI atau console Line Interface, atau cmd di windows, soal nye linux kebanyakan pake command gitu dech…

tujuan nya dibuat tutorial ini adalah suapaya yang baru mengenal linux atau yang mau mencoba linux dengan spek komputer yang minimal bisa tidak berkecil hati karena wlopun spek nye kecil tapi masih bisa pake linux… #ApalahCoba hehehehe..

artikel di ICC boleh dan di sarankan untuk di sebar luaskan tanpa harus izin dengan catatan harus tetep ade yang bikin nye.. jadi tetep open source tapi harus ngerti lah etika2 open source.. udah ah kebanyakan cingcong yuk mari di mulai

kita akan menggunakan teknik swap dalam partisi linux dan menggunakan teknik tmp pada HDD di file system linux. adapun pengertian swap adalah : “Ruang pada Hardisk yang dijadikan ruang virtual memory, yang digunakan ketika komputer membutuhkan lebih banyak memory dan space”. Fungsinya Swap pada sistem operasi Linux ini adalah apabila memory utama pada komputer kita sudah hampir habis, resource tambahan diambilkan dari memory virtual (Swap) tersebut.* klo di windows ibarat nye virtual memory..

oke langkah pertama adalah asumsi nya disini user yang telah meng install linux telah membuat partisi swap yang minimal nya itu 2x lipat dari RAm yang ada.. ya ga harus segitu juga sich tapi ya lebih baik… semisal RAM nye 1Gb nah swap area partisi nye di buat jadi 2Gb gitu…

-SWAPING

baiklah kita sekarang buka terminal dan arahkan direktori ke dir /etc karena letak file yang akan kita edit ada disana.

masuk ke root user dengan mengetikan :

di2eto@localhost ~$ su

Password: [ketikan password ente]

root@localhost di2eto#

lalu langsung arahkan ke dir /etc

root@localhost di2eto# cd /etc/

root@localhost etc#

lalu kita ambil file yang akan kita edit, file nya bernama sysctl.conf

root@localhost etc# leafpad /etc/sysctl.conf

maka akan muncul tampilan leafpad dengan file sysctl.conf yang sudah terbuka

kali ini ane menggunakan leafpad untuk edit nya banyak program text edit yang bisa di gunakan seperti gedit, nano, vi, leafpad dan yang lain tapi yang berbasis GUI itu kaya gedit dan leafpad klo nano dan vi berbasis CLI.

lalu input line berikut didalam nya, terserah mau di line mana, yang ada tanda # itu berarti komentar sementara yang bukan ada tanda # adalah perintah itu sendiri

#konfigurasi swap

sysctl -w vm.swappiness=NN

NN dalam hal ini adalah secara otomatis resource RAM dan swap akan terbagi sesuai kebutuhan si komputer yang ada klo mau masukin secara maanual bisa di isi dengan 0-100 secara default atau standart nya adalah 60

save dan selesai dech restar komputer. buktikan perbedaan nya…. eittttssss… ga cuma swap aje lho… ada banyak cara supaya bisa tambah kuenceng lagi linux kita cara selanjut nya adalah dengan teknik noatime.

-NOATIME

teknik noatime adalah suatu teknik loaded/mounting partisi yang pada dasar nya me-mounting nya itu butuh waktu, nah dengan kita edit dikit perintah nya maka mounted volume nya tidak butuh waktu lama langsung aje di mount. dan cara nya adalah:

masih dengan cara yang sama asumsi di terminal masih di dir /etc lalu ketikan perintah untuk membuka file fstab

root@localhost etc# leafpad /etc/fstab

maka akan terbuka leafpad dengan tampilan sbb : [tiap linux berbeda tapi ga jauh2 lah tergantung ente buat partisi nya gimana]

Before

UUID=5f7e8362-66d0-4806-b2cf-61eb74200001 / ext4 defaults 1 1 UUID=5f7e8362-66d0-4806-b2cf-61eb74200022 /home ext3 defaults 1 2 UUID=5f7e8362-66d0-4806-b2cf-61eb74200333 /boot ext3 defaults 1 2 tmpfs /dev/shm tmpfs defaults 0 0 devpts /dev/pts devpts gid=5,mode=620 0 0 sysfs /sys sysfs defaults 0 0 proc /proc proc defaults 0 0 UUID=5f7e8362-66d0-4806-b2cf-61eb74204444 swap swap defaults 0 0

-After

UUID=5f7e8362-66d0-4806-b2cf-61eb74200001 / ext4 noatime 1 1 UUID=5f7e8362-66d0-4806-b2cf-61eb74200022 /home ext3 noatime 1 2 UUID=5f7e8362-66d0-4806-b2cf-61eb74200333 /boot ext3 noatime 1 2 tmpfs /dev/shm tmpfs defaults 0 0 devpts /dev/pts devpts gid=5,mode=620 0 0 sysfs /sys sysfs defaults 0 0 proc /proc proc defaults 0 0 UUID=5f7e8362-66d0-4806-b2cf-61eb74204444 swap swap defaults 0 0

#wadooohhhh berantakan…. gpp lah cuman dikit ya..

ubah tulisan ‘default’ menjadi tulisan ‘noatime’ lalu save dan restart, heheheh rasakan aja perbedaan nya…

selain cara yang di atas juga ada cara lain yaitu dengan program yang nama nya preload, nah klo belum punya tinggal di install aja preload nya dengan perintah di terminal yang udah root

root@localhost etc# yum -y install preload

[proses berlanjut bla.. bla.. bla..]

oke setelah terinstall maka kita jalankan service nya tiap kali reboot dengan cara System -> Administration -> Services dan cari preload klik dan mark service preload nya.

Speed improvements menggunakan tmpfs

cara berikut nya adalah cara pembagian RAM seperti hal nya swaping kita akan membagi RAM dari yang full dan batasan full nya ke limit sehingga proses bisa dilarikan ke swap dan penggunaan tmp folder untuk tiap proses file caching. perintah nya sama sepertiteknik noatime

buka file fstab sebagai root

root@localhost etc# leafpad /etc/fstab

lalu add entry berikut

#### RAM Drives #### tmp /tmp tmpfs rw,mode=1777,fscontext=system_u:object_r:tmp_t:s0 0 0 vartmp /var/tmp tmpfs rw,mode=1777,fscontext=system_u:object_r:tmp_t:s0 0 0

yang di maksud dengan “mode = 1.777” set opsi adalah memungkinkan semua pengguna akses tulis, namun mencegah penghapusan file milik pengguna lain.

lalu simpan dan selesai.

ini proses bagaimana agar linux kita bisa sedikit lebih cepat dari biasa nya, sedikit tambahan buat yang pake internet untuk sedikit meng akselerasikan daya cepat internet nya dan bisa tetap stabil dalam pemakain linux nya bisa edit file berikut yang ada di /etc yang kita edit buat swap di atas

buka file sysctl.conf

root@localhost etc# leafpad /etc/sysctl.conf

lalu tambahkan entry berikut

## increase TCP max buffer size setable using setsockopt()

net.core.rmem_max = 16777216 net.core.wmem_max = 16777216

## increase Linux autotuning TCP buffer limits

## min, default, and max number of bytes to use

## set max to at least 4MB, or higher if you use very high BDP paths net.ipv4.tcp_rmem = 4096 87380 16777216

net.ipv4.tcp_wmem = 4096 65536 16777216

## don’t cache ssthresh from previous connection

net.ipv4.tcp_no_metrics_save = 1

net.ipv4.tcp_moderate_rcvbuf = 1

## recommended to increase this for 1000 BT or higher net.core.netdev_max_backlog = 2500

## for 10 GigE, use this, uncomment below

## net.core.netdev_max_backlog = 30000

## Turn off timestamps if you’re on a gigabit or very busy network

## Having it off is one less thing the IP stack needs to work on

## net.ipv4.tcp_timestamps = 0

## disable tcp selective acknowledgements.

net.ipv4.tcp_sack = 0

##enable window scaling

net.ipv4.tcp_window_scaling = 1

lalu jalankan perintah

root@localhost etc# su -c ‘/sbin/sysctl -p’

Author: Di E To –>> Indonesian Cyber Center [ICC]

4 Comments Add yours

  1. gie mengatakan:

    thx informasinya gan

  2. Boom Beach Astuces mengatakan:

    I’m not that much of a online reader to be honest but your sites
    really nice, keep it up! I’ll go ahead and bookmark your
    site to come back later on. All the best

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s