String pada Bahasa C++


BAB VIII

STRING

7.1 Konstanta dan Variabel String

String merupakan bentuk data yang biasa dipakai dalam bahasa pemrograman untuk keperluan menampung dan memanipulasi data teks, misalnya untuk menampung (menyimpan) suatu kalimat.  Pada bahasa C, string bukanlah merupakan tipe data tersendiri, melainkan hanyalah kumpulan dari nilai-nilai karakter yang berurutan dalam bentuk array berdimensi satu.

 

 
7.1.1 Konstanta String

Suatu konstanta string ditulis dengan diawali dan diakhiri tanda petik ganda, misalnya:

“ABCDE”

Nilai string ini disimpan dalam memori secara berurutan dengan komposisi sebagai berikut:

A    B    C    D    E  

memori rendah            memori tingi

Gambar 7.1 Komposisi penyimpanan string dalam memori

Setiap karakter akan menempati memori sebesar 1 byte.  Byte terakhir otomatis akan berisi karakter NULL ().  Dengan mengetahui bahwa suatu string diakhiri nilai NULL, maka akhir dari nilai suatu string akan dapat dideteksi.  Sebagai sebuah array karakter, karakter pertama dari nilai string mempunyai indeks ke-0, karakter kedua mempunyai indeks ke-1, dan seterusnya.

7.1.2 Variabel String

Variabel string adalah variabel yang dipakai utuk menyimpan nilai string.  Misalnya :

char name[15];

merupakan instruksi untuk mendeklarasikan variabel string dengan panjang maksimal 15 karakter (termasuk karakter NULL).  Deklarasi tersebut sebenarnya tidak lain merupakan deklarasi array bertipe char.

7.2 Inisialisasi String

Suatu variabel string dapat diinisialisasi seperti halnya array yang lain.  Namun tentu saja elemen terakhirnya haruslah berupa karakter NULL.  Sebagai contoh :

char name[] = {‘R’,’I’,’N’, ‘I’,’’};

yang menyatakan bahwa name adalah variabel string dengan nilai awal berupa string : “RINI” .  Bentuk inisialisasi yang lebih singkat :

char name[] = “RINI”;

Pada bentuk ini, karakter NULL tidak perlu ditulis.  Secara implisit akan disisipkan oleh kompiler.  Perlu diperhatikan, bila name dideklarasikan sebagai string, penugasan (assignment) suatu string ke variabel string seperti

name = “RINI”;

adalah tidak diperkenankan.  Pengisian string ke variabel string akan dibahas pada sub bab  berikutnya.

7.3 Input Output Data String

7.3.1 Memasukkan Data String

Pemasukan data string ke dalam suatu variabel biasa dilakukan dengan fungsi gets() atau scanf().  Bentuk umum pemakaiannya adalah sebagai berikut :

#include <stdio.h>

gets(nama_array);

atau

#include <stdio.h>

scanf(“%s”, nama_array);

Perhatikan :     à nama_array adalah variabel bertipe array of char yang akan digunakan untuk menyimpan string masukan.

à Di depan nama_array tidak perlu ada operator & (operator alamat), karena nama_array tanpa kurung siku sudah menyatakan alamat yang ditempati oleh elemen pertama dari array tsb.

à Kalau memakai scanf(), data string masukan tidak boleh mengandung spasi.

Di bawah ini diberikan contoh program untuk memasukkan data nama seseorang ke dalam array bernama name.

/* File program : yourname.c

Contoh memasukkan data string dari keyboard */

#include <stdio.h>

main()

{

char name[15];

printf(“Masukkan nama Anda : “);

gets(name);

printf(“\nHalo, %s.  Selamat belajar string.\n”, name);

}

Contoh eksekusi :

 

Masukkan nama Anda :  SAIFUDDIN

Halo, SAIFUDDIN.  Selamat belajar string.

Ruang yang disediakan setelah deklarasi: char name[15];

name :

S   A   I   F   U   D   D   I    N  

Setelah data yang dimasukkan berupa  : SAIFUDDIN

          name :

karakter NULL

byte sisa tak dipakai

Gambar 7.2 Variabel string dan data string

Pada gambar di atas nama array tanpa kurung siku (name) menyatakan alamat dari lokasi data string.  Dan dengan pemasukan data seperti di atas, lokasi memori yang terletak sesudah lokasi yang berisi ‘N’ akan secara otomatis terisi karakter NULL (lihat gambar 7.2)

Perlu diketahui, fungsi gets() akan membaca seluruh karakter yang diketik melalui keyboard sampai tombol ENTER ditekan.  Dalam hal ini tidak ada pengecekan terhadap batasan panjang array yang merupakan argumennya.  Jika string yang dimasukkan melebihi ukuran array, maka sisa string (panjang string masukan dikurangi ukuran array plus karakter NULL) akan ditempatkan di lokasi sesudah bagian akhir dari array tersebut.  Tentu saja kejadian seperti ini bisa menimbulkan hal yang tidak diinginkan, misalnya berubahnya isi variabel yang dideklarasikan sesudah array tersebut karena tertumpuki oleh string yang dimasukkan (overwrite), atau perilaku program yang sama sekali berbeda dengan kemauan user yang dalam hal ini pelacakan kesalahannya (debugging) sangat sulit dilakukan, atau bahkan terjadi penghentian program secara tidak normal.

Untuk mengatasi hal itu, disarankan untuk menggunakan fungsi fgets() untuk menggantikan fungsi gets() dalam memasukkan data string.

Bentuk umum pemakaian fgets() adalah :

#include <stdio.h>

fgets(nama_array, sizeof nama_array, stdin);

Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh penggunaan fungsi fgets() ini pada contoh program untuk menghitung karakter masukan (hitkar.c) di halaman 118.

7.3.2 Menampilkan Isi Variabel String

Untuk menampilkan isi variabel string, fungsi yang digunakan adalah puts() atau printf().  Bentuk umum pemakaiannya adalah sebagai berikut :

#include <stdio.h>

puts(var_string);

atau

printf(“%s”,var_string);

Dalam hal ini var_string adalah sebuah variabel yang berupa sebuah array of char.  Fungsi puts() akan menampilkan isi dari var_string dan secara otomatis menambahkan karakter ‘\n’ di akhir string. Sedangkan fungsi printf() akan menampilkan isi variabel string tanpa memberikan tambahan ‘\n’.  Sehingga, agar kedua pernyataan di atas memberikan keluaran yang sama, maka pada pernyataan printf() dirubah menjadi :

printf(“%s\n”, var_string);

Contoh program berikut akan menampilkan isi variabel kompiler_c, berdasarkan dua bentuk inisialisasi string yang dibahas pada sub bab 7.3

/* File program : initstr.c

Contoh inisialisasi string */

#include <stdio.h>

void bentuk1(void);

void bentuk2(void);

main()

{

bentuk1();

bentuk2();

}

void bentuk1(void)

{

char kompiler_c[] =

{‘V’,’i’,’s’,’u’,’a’,’l’,’ ‘,’C’,’+’,’+’,”};

puts(kompiler_c);

}

void bentuk2(void)

{

char kompiler_c[] = “Visual C++”;

printf(“%s\n”, kompiler_c);

}

Contoh eksekusi :

 

Visual C++

Visual C++

 

 

7.4 Mengakses Elemen String

Variabel string merupakan bentuk khusus dari array bertipe char.  Oleh karena itu, elemen dari variabel string dapat diakses seperti halnya pengaksesan elemen pada array.   Program berikut menunjukkan cara mengakses elemen array untuk menghitung total karakter dari string yang dimasukkan melalui keyboard.

/* File Program : hitkar.c

Contoh untuk menghitung banyaknya karakter dari suatu string yang dimasukkan melalui keyboard  */

#include <stdio.h>

#define MAKS 256

main()

{

int i, jumkar = 0;

char teks[MAKS];

puts(“Masukkan suatu kalimat (maks 255 karakter).”);

puts(“Saya akan menghitung jumlah karakternya.\n”);

fgets(teks, sizeof teks, stdin);

for(i=0; teks[i]; i++)

jumkar++;

printf(“\nJumlah karakter = %d\n”, jumkar);

}

 

 

Contoh eksekusi :

 

Masukkan satu kalimat (maks 255 karakter).

Saya akan menghitung jumlah karakternya.

SAYA SUKA BELAJAR BAHASA C

Jumlah karakter = 26

Perhitungan jumlah karakter dari string teks dapat dilakukan dengan memeriksa elemen dari string dimulai dari posisi yang pertama (indeks ke-0) sampai ditemukannya karakter NULL.  Elemen yang ke-i dari teks dinyatakan dengan

teks[i]

Pemeriksaan terhadap teks[i] selama tidak berupa karakter NULL (dimulai dari indeks ke-0) dilakukan dengan instruksi

for(i=0; teks[i]; i++)

jumkar++;

Kondisi teks[i] pada for mempunyai makna yang secara implisit berupa

 

            teks[i] != ‘;

atau “karakter yang ke-i dari teks tidak sama dengan karakter NULL”

Contoh berikut ini akan memberikan gambaran mengenai cara menyalin nilai ke suatu variabel string.

/* File program : salinstr.c

Contoh menyalin suatu string */

#include <stdio.h>

#define MAKS 30

main()

{

int i;

char keterangan[] = “Saya menyukai bahasa C”;

char kalimat[MAKS];

i=0;

while (keterangan[i] != ‘’)

{

kalimat[i] = keterangan[i];

i++;

}

kalimat[i] = ‘’; /* beri karakter NULL */

printf(“Isi kalimat : %s\n”, kalimat);

}

Contoh eksekusi :

 

Isi kalimat : Saya menyukai bahasa C

Untuk menyalin isi variabel string keterangan ke kalimat, pernyataan yang digunakan berupa

i=0;

while (keterangan[i] != ‘’)

{

kalimat[i] = keterangan[i];

i++;

}

Selama keterangan[i] tidaklah berupa karakter NULL, maka keterangan[i] disalin ke kalimat[i].  Jelas bahwa di dalam loop while tidak terdapat penyalinan karakter NULL dari keterangan ke kalimat.  Oleh karena itu sekeluarnya dari loop while, pemberian karakter NULL ke kalimat perlu dilakukan.  Pernyataan yang digunakan berupa

kalimat[i] = ‘’;

Bentuk yang lebih singkat untuk melakukan penyalinan dari keterangan ke kalimat berupa

i=0;

while (kalimat[i] = keterangan[i])

i++;

Dengan penulisan seperti di atas, penyalinan karakter NULL juga akan dilakukan secara otomatis.  Setelah menyalin karakter NULL (karena kondisi bernilai NULL) maka eksekusi terhadap loop akan dihentikan.  Dengan demikian sekeluarnya dari loop tidak perlu lagi ada pernyataan.

kalimat[i] = ‘’;

7.5  Fungsi-Fungsi Mengenai String

Berikut ini akan dibahas beberapa fungsi pustaka yang umumnya disediakan oleh kompiler C untuk mengoperasikan suatu nilai string.  Fungsi-fungsi pustaka untuk operasi string, prototype-prototype nya berada di file judul string.h.  Beberapa di antara fungsi pustaka untuk operasi string akan dibahas di bawah ini.

7.5.1 Fungsi strcpy() untuk Menyalin Nilai String

Bentuk pemakaian :

#include <string.h>

strcpy(tujuan, asal)

Fungsi ini dipakai untuk menyalin string asal ke variabel string tujuan termasuk karakter ”.  Keluaran dari fungsi ini (return value) adalah string tujuan.  Dalam hal ini, variabel tujuan haruslah mempunyai ukuran yang dapat digunakan untuk menampung seluruh karakter dari string asal.  Contoh implementasinya bisa dilihat pada program salinstr2.c di bawah ini.

/* File program :salinstr2.c

Contoh menyalin isi str2 ke str1 */

#include <stdio.h>

#include <string.h>

#define MAKS 80

main()

{

char str1[MAKS];

char str2[]=”ABCDE”;

strcpy(str1, str2);  /* menyalin isi str2 ke str1 */

printf(“String pertama adalah : %s\n”, str1);

printf(“String kedua adalah   : %s\n”, str2);

}

Contoh eksekusi :

 

String pertama adalah : ABCD

String kedua adalah   : ABCD

7.5.2   Fungsi strlen() untuk Mengetahui Panjang Nilai String

Bentuk pemakaian :

#include <string.h>

strlen(var_string);

Fungsi ini digunakan untuk memperoleh banyaknya karakter di dalam string yang menjadi argumennya (var_string).  Keluaran dari fungsi ini adalah panjang dari var_string.  Karakter NULL tidak ikut dihitung. Contoh implementasinya bisa dilihat pada program panjangstr.c di bawah ini.

/* File program : panjangstr.c

Contoh memperoleh panjang suatu string */

#include <stdio.h>

#include <string.h>

main()

{

char salam[] = “Halo”;

printf(“Panjang string = %d karakter\n”,  strlen(salam));

}

Contoh eksekusi :

Panjang string = 4 karakter

7.5.3 Fungsi strcat() untuk Menggabung Nilai String

Bentuk pemakaian :

#include <string.h>

strcat(tujuan, sumber);

Menggabungkan dua buah nilai string tidak dapat dilakukan dengan operator ‘+’, karena operator ini bukan operator untuk operasi string.  Penggabungan dua buah nilai string dapat dilakukan dengan fungsi pustaka strcat() dengan menambahkan string sumber ke bagian akhir dari string tujuan.  Keluaran dari fungsi ini adalah string tujuan.  Contoh implementasinya bisa dilihat pada program gabungstr.c di bawah ini.

 

/* File program :gabungstr.c

Contoh menggabungkan isi string1 dengan string2 */

#include <stdio.h>

#include <string.h>

#define PJG 15

main()

{

char str1[PJG], str2[PJG];

strcpy(str1, “sala”);     /* str1 diisi “sala” */

strcpy(str2, “tiga”);     /* str2 diisi “tiga” */

strcat(str1, str2);   /* tambahkan str2 ke akhir str1 */

printf(“str1 à %s    str2 à %s\n”, str1, str2);

}

 

 

Contoh eksekusi :

 

str1 à salatiga    str2 à tiga

Dalam hal ini str1 (“sala”) digabungkan dengan str2 (“tiga”) dengan hasilnya berada di str1 (“salatiga”).

 

 

7.5.4 Fungsi strcmp() untuk Membandingkan Dua Nilai String

Membandingkan dua nilai string juga tidak dapat digunakan dengan operator hubungan, karena operator tersebut tidak untuk operasi string.  Membandingkan dua buah nilai string dapat dilakukan dengan fungsi pustaka strcmp().

Contoh bentuk pemakaian fungsi :

#include <string.h>

strcmp(str1, str2);

Fungsi ini dipakai untuk membandingkan string str1 dengan string str2.  Keluaran dari fungsi ini bertipe int yang berupa nilai :

  • -1, jika str1 kurang dari str2
  • 0, jika str1 sama dengan str2
  • 1, jika str1 lebih dari str2

            Pembandingan dilakukan untuk karakter pada posisi yang sama dari str1 dan str2, dimulai dari karakter terkiri.  Acuan pembandingan dari dua buah karakter didasarkan oleh nilai ASCII-nya.  Misal, karakter ‘A’ lebih kecil daripada ‘B’ dan karakter ‘B lebih kecil daripada ‘C’. Contoh implementasinya bisa dilihat pada program bandingstr.c di bawah ini.

/* File program :bandingstr.c

Contoh membandingkan isi dua buah string */

#include <stdio.h>

#include <string.h>

main()

{

char str1[]=”HALO”;

char str2[]=”Halo”;

char str3[]=”HALO”;

printf(“Hasil pembandingan %s dengan %s –> %d\n”,

str1, str2, strcmp(str1, str2));

printf(“Hasil pembandingan %s dengan %s –> %d\n”,

str2, str1, strcmp(str2, str1));

printf(“Hasil pembandingan %s dengan %s –> %d\n”,

str1, str3, strcmp(str1, str3));

}

 

Contoh eksekusi :

 

Hasil pembandingan HALO dengan Halo –> -1

Hasil pembandingan Halo dengan HALO –> 1

Hasil pembandingan HALO dengan HALO –> 0

 

 

7.5.5 Fungsi strchr() untuk Mencari Nilai Karakter dalam String

Bentuk pemakaian :

#include <string.h>

strchr(var_string, kar);

Fungsi ini dapat digunakan untuk mencari suatu nilai karakter yang berada dalam suatu nilai string.  Dalam hal ini adalah mencari karakter kar dalam string var_string.  Keluaran dari fungsi ini adalah alamat posisi dari karakter pertama pada nilai string, yang sama dengan karakter yang dicari.  Jika karakter yang dicari tidak ada dalam nilai string, maka fungsi ini akan memberikan hasil nilai pointer kosong (null).  Contoh implementasinya bisa dilihat pada program carikar.c di bawah ini.

/* File program : carikar.c

Contoh mencari karakter dalam sebuah string */

#include <stdio.h>

#include <string.h>

main()

{

char str[]=”ABcde”;       /* inisialisasi string */

char *hasil1,*hasil2;

/* var bertipe pointer to char, agar bisa ditampilkan isi dari alamat yang ditunjuk oleh hasil1 & hasil2 */

hasil1 = strchr(str, ‘B’);

hasil2 = strchr(str, ‘X’);

printf(“Dari string ABcde\n”);

printf(“Mencari karakter B = %s\n”, hasil1);

printf(“Mencari karakter X = %s\n”, hasil2);

}

 

 

Contoh eksekusi :

 

Dari string ABcde

Mencari karakter B = Bcde

Mencari karakter X = (null)

Contoh di atas menunjukkan penggunaan fungsi strchr() untuk mencari nilai karakter ‘B’ dan karakter ‘X’ dalam string ‘ABcde’.  Karakter ‘B’ ada dalam nilai string yang dicari, sehingga fungsi strchr() memberikan hasil alamat dari karakter B tersebut yang kemudian alamat ini disimpan dalam variabel pointer hasil1.  Jika variabel pointer hasil1 ini ditampilkan dengan menggunakan kode format untuk nilai string (%s), maka mulai dari alamat tersebut sampai dengan akhir dari nilai string yang bersangkutan akan ditampilkan, sehingga didapatkan keluaran :

Mencari karakter B = Bcde

Sedangkan pencarian karakter ‘X’ memberikan hasil null karena karakter tersebut tidak ditemukan dalam string ‘ABcde”, sehingga didapatkan keluaran :

Mencari karakter X = (null)

Keterangan lebih lanjut tentang pointer ini, akan dibahas pada bab XIII.

 

 

Kesimpulan :

  • String merupakan bentuk data yang biasa dipakai dalam bahasa pemrograman untuk keperluan menampung dan memanipulasi data teks.
  • Pada bahasa C, string bukanlah merupakan tipe data tersendiri, melainkan hanyalah kumpulan dari nilai-nilai karakter yang berurutan dalam bentuk array berdimensi satu
  • Suatu konstanta string ditulis dengan diawali dan diakhiri tanda petik ganda
  • Pemasukan data string ke dalam suatu variabel biasa dilakukan dengan fungsi gets() atau scanf().
  • Untuk menampilkan isi variabel string, fungsi yang digunakan adalah puts() atau printf().
  • Untuk mengoperasikan suatu nilai string ada beberapa fungsi pustaka yang prototype-prototype-nya berada di file judul string.h, sehingga dalam suatu program yang di dalamnya terdapat manipulasi string, haruslan ditambah : #include <string.h>.
  • Beberapa fungsi untuk manipulasi string adalah sbb :
  1. Fungsi strcpy() untuk menyalin nilai string
  2. Fungsi strlen() untuk mengetahui panjang nilai string
  3. Fungsi strcat() untuk menggabung nilai string
  4. Fungsi strcmp() untuk membandingkan dua nilai string
  5. Fungsi strchr() untuk mencari nilai karakter dalam string

 

 

 

 

Latihan :

Buatlah potongan program untuk  soal-soal di bawah ini

  1. Ketikkan sebuah kalimat melalui keyboard dengan menggunakan gets() (atau fgets()) kemudian didapatkan keluaran berupa laporan tentang jumlah huruf kecil dan huruf kapital dalam kalimat tsb.
  1. Masukkan nama Anda, rubah ke dalam huruf besar semua, balikkan urutan hurufnya, selanjutnya tampilkan hasilnya di layar.
  1. Ketikkan sebuah kalimat, hitung dan tampilkan jumlah spasinya.
  1. Ketikkan sebuah kalimat, kemudian tampilkan kalimat tsb satu kata perbaris.  Asumsikan ada satu spasi yang memisahkan setiap kata dan kalimat diakhiri dengan sebuah tanda titik.
  1. Ketikkan sebuah kalimat melalui keyboard kemudian didapatkan keluaran berupa laporan apakah kalimat tsb palindrom ataukah bukan. Misal :

Kalimat : KASUR RUSAK

Termasuk PALINDROM

Kalimat : MAKAN MALAM

Bukan PALINDROM

Catatan : disebut palindrom adalah bila urutan kalimat dibalik akan menghasilkan kalimat yang sama.  Gunakan berbagai fungsi berkaitan dengan string yang sudah dijelaskan di atas.


10 thoughts on “String pada Bahasa C++

  1. Me apasiona abundantemente acerca de como has escrito el idea.

    Me parece evidente que te has informado un poco satisfactoria.
    Mi deso es un poco maas articulo de tu parte. Esplendido!!

  2.  El asunto no resulta ser vigente y por tanto
    de ningún modo es sugestivo. Me Paree que un tema debe ser
    muchos más de hoy enn dia e llamativo. Saludos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s