Tips Untuk membuat program yang baik


Berikut Langkah-langkah yang dilakukan dalam menyelesaikan masalah dalam pemrograman:

1. Definisikan Masalah

Berikut adalah hal-hal yang harus diketahui dalam analisis masalah supaya kita mengetahui bagaimana permasalahan tersebut:

a. Kondisi awal, yaitu input yang tersedia.

b. Kondisi akhir, yaitu output yang diinginkan.

c. Data lain yang tersedia.

d. Operator yang tersedia.

e. Syarat atau kendala yang harus dipenuhi.

Contoh kasus:

Menghitung biaya percakapan telepon di wartel. Proses yang perlu  diperhatikan adalah:

a. Input yang tersedia adalah jam mulai bicara dan jam selesai bicara.

b.   Output yang diinginkan adalah biaya percakapan.

c.  Data lain yang tersedia adalah besarnya pulsa yang digunakan dan  biaya per pulsa.

d.  Operator yang tersedia adalah pengurangan (-), penambahan (+),  dan perkalian (*).

e.   Syarat kendala yang harus dipenuhi adalah aturan jarak dan aturan  waktu.

2. Buat Algoritma dan Struktur Cara Penyelesaian

Jika masalahnya kompleks, maka dibagi ke dalam modul-modul. Tahap  penyusunan algoritma seringkali dimulai dari langkah yang global  terlebih dahulu. Langkah global ini diperhalus sampai menjadi langkah  yang lebih rinci atau detail. Cara pendekatan ini sangat bermanfaat  dalam pembuatan algoritma untuk masalah yang kompleks. Penghalusan langkah dengan cara memecah langkah menjadi beberapa langkah.  Setiap langkah diuraikan lagi menjadi beberapa langkah yang lebih sederhana. Penghalusan langkah ini akan terus berlanjut sampai setiap langkah sudah cukup rinci dan tepat untuk dilaksanakan oleh pemroses.

3. Menulis Program

Algoritma yang telah dibuat, diterjemahkan dalam bahasa komputer menjadi sebuah program. Perlu diperhatikan bahwa pemilihan algoritma yang salah akan menyebabkan program memiliki untuk kerja yang  kurang baik. Program yang baik memiliki standar penilaian:

a. Standar teknik pemecahan masalah

–     Teknik Top-Down

Teknik pemecahan masalah yang paling umum digunakan. Prinsipnya adalah suatu masalah yang kompleks dibagi-bagi ke dalam beberapa kelompok masalah yang lebih kecil. Dari masalah yang kecil tersebut dilakukan analisis. Jika dimungkinkan maka masalah tersebut akan dipilah lagi menjadi subbagian-subbagian dan setelah itu mulai disusun langkah-langkah penyelesaian yang lebih detail.

– Teknik Bottom-Up

Prinsip teknik  bottom up adalah pemecahan masalah yang kompleks dilakukan dengan menggabungkan prosedur-prosedur yang ada menjadi satu kesatuan program sebagai penyelesaian masalah tersebut.

b. Standar penyusunan program

– Kebenaran logika dan penulisan.

– Waktu minimum untuk penulisan program.

– Kecepatan maksimum eksekusi program.

– Ekspresi penggunaan memori.

– Kemudahan merawat dan mengembangkan program.

– User Friendly.

– Portability.

– Pemrograman modular.

4. Mencari Kesalahan

a. Kesalahan sintaks (penulisan program).

b. Kesalahan pelaksanaan: semantik, logika, dan  ketelitian.

5. Uji dan Verifikasi Program

Pertama kali harus diuji apakah program dapat dijalankan. Apabila program tidak dapat dijalankan maka perlu diperbaiki penulisan sintaksisnya tetapi bila program dapat dijalankan, maka harus diuji dengan menggunakan data-data yang biasa yaitu data yang diharapkan oleh sistem. Contoh data ekstrem, misalnya, program menghendaki masukan jumlah data tetapi user mengisikan bilangan negatif. Program sebaiknya diuji menggunakan data yang relatif banyak.

6. Dokumentasi Program

Dokumentasi program ada dua macam yaitu dokumentasi internal dan dokumentasi eksternal. Dokumentasi internal adalah dokumentasi yang dibuat di dalam program yaitu setiap kita menuliskan baris program sebaiknya diberi komentar atau keterangan supaya mempermudah kita untuk mengingat logika yang terdapat di dalam instruksi tersebut, hal ini sangat bermanfaat ketika suatu saat program tersebut akan dikembangkan. Dokumentasi eksternal adalah dokumentasi yang dilakukan dari luar program yaitu membuat  user guide atau buku petunjuk aturan atau cara menjalankan program tersebut.

7. Pemeliharaan Program

a. Memperbaiki kekurangan yang ditemukan kemudian.

b. Memodifikasi, karena perubahan spesifikasi.

2 Comments Add yours

  1. These bags are easy to carry even over a long distance as the weight
    is much better distributed. Many prefer a mesh fabric that works well
    in hot humid weather. Backpacks are a traditionally designed
    bag that supports the majority of its weight through shoulder straps and often times distribute weight across the body through a pack frame making it easier to transport the load.
    How many pockets do you need and are they large
    enough.

  2. Good Animal Sim Games mengatakan:

    Hello everyone, it’s my first pay a visit at this site,
    and piece of writing is actually fruitful in support of me, keep
    up posfing such articles.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s