Macam-macam Distribusi Linux


Linux adalah free software yang dikembangkan banyak orang diseluruh dunia. Dengan kata lain, tidak ada satu organisasi atau perusahaan yang secara monopolistik mengembangkan Linux. Seseorang bisa mendapatkan Linux secara gratis, sah dan legal selama mengikuti aturan lisensi GNU GPL. Oleh karena banyaknya software berkualitas yang dibuat oleh para programmer diseluruh dunia tanpa adanya koordinasi, maka beberapa pihak berinsiatif untuk membuatnya dalam satu paket distribusi, mengadakan dukungan teknis, uji coba, pengembangan dan lainnya.

Dengan adanya distribusi Linux akan memudahkan para pengguna untuk mempelajari dan mendapatkan software yang dibutuhkan. Beberapa distribusi yang sering digunakan adalah sebagai berikut:

  • Caldera Open Linux

Caldera sistem memiliki dua platform untuk distribusi mereka. Platform yang  pertama ditujukan kepada para pengguna biasa yang disebut dengan Open Linux eDesktop dan versi untuk keperluan server yang disebut Open Linux eServer. Caldera membuat hal-hal khusus untuk menambah usabilitas dan fungsi dari Open Linux. Sebagai contoh, pada lingkungan desktop, meskipun bukan bagian dari keluarga Windows95/98/NT, lingkungan desktop pada Caldera sangat familiar dengan pengguna Windows yang akan melakukan migrasi dari lingkungan Windows ke Linux, terutama karena faktor tampilan dari GUI.

  • RedHat

Pada awalnya Caldera melepaskan sistem operasi mereka ke pasaran dengan paket distribusi yang disebut Caldera Network Desktop. Sistem ini yang kemudian diadopsi untuk dikembangkan oleh RedHat versi 2.1. Pada awal pengembangannya, RedHat Package Manager dan juga beberapa utilitas administrasi berbasis grafik dikembangkan dengan bantuan dari Caldera. Kemudian RedHat mengembangkan sendiri sistem distribusi mereka sehingga sampai saat ini RedHat merupakan salah satu distribusi yang paling populer dan banyak digunakan.

  • Debian

Debian merupakan salah satu distribusi Linux yang dikembangkan oleh FSF. Kemudian proyek Debian ini dipisahkan sama sekali dengan FSF dan menjadi proyek yang independen. Sama halnya dengan RedHat yang mengembangkan tool untuk manajemen paket, Debian juga memiliki tool seperti itu yang disebut dengan dpkg.

  • SuSE

SuSE adalah salah satu distribusi yang terbukti paling populer digunakan di Eropa. SuSE menggunakan inisialisasi sistem dengan menggunakan sysV. SuSE mengembangkan utilitas untuk administrasi sistem mereka yang dikenal dengan nama YaST (Yet another Setup Tool), untuk menangani perawatan dan upgrade paket, administrasi user dan lainnya.

  • Turbo Linux

Turbo Linux mengkhususkan diri pada High-end Server. Turbo Linux dikembangkan untuk menjadi sistem operasi cluster, dan merupakan distribusi Linux yang berjalan pada mesin-mesin superkomputer.

  • Mandrake

Mandrake merupakan distribusi yang dipaketkan ulang dari Linux RedHat yang difokuskan pada KDE dan optimasi mesin Pentium.

  • SLS

Distribusi Linux yang pertama sekali adalah distribusi Linux SLS dari Soft Landing Software yang bermarkas di Kanada. Distribusi ini menyediakan sistem yang sudah mudah untuk digunakan dan menjalankan beberapa paket yang terinstal dengan berbagai macam kombinasi perintah.

  • Slackware

Perbaikan dari distro SLS yang dirasa kurang user friendly dalam penginstalan. Distribusi ini menyertakan sebuah tool manajemen paket yang disebut pkgtool.

  • OpenBSD
  • Corel Linux
  • HP-UX
  • Linux PPC
  • TrusTix Merdeka

Distribusi dari anak negeri untuk pertama kalinya. Dibuat dengan dua macam produk, TrusTix Merdeka dan TrusTix Secure Linux khusus untuk server.

  • WinBI (Window Bahasa Indonesia)
  • Dll.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s